DJIA27219.52
LIVE35.37(0.13%)
NDX7892.96
LIVE-24.38(-0.31%)

Trump Kritik Saudi, Minyak Perpanjang Rekor Penurunan Beruntun


Tuesday, 13 November 2018 18:07 WIB

MinyakWTIBrentOil,Minyak Berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Arab-Saudi-Saudi-Aramco-akan-pangkas-produksi-minyak-harga-minyak-naik-560x416.jpg

Minyak jatuh untuk hari ke-12, penurunan beruntun terpanjang dalam catatan, setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik rencana Arab Saudi untuk memangkas produksi.

Minyak berjangka West Texas Intermediate di New York turun 2,6 persen, memperpanjang penurunan 11 persen sejak 26 Oktober. Harga diperkirakan akan jauh lebih rendah terkait pasokan, Trump mengatakan dalam sebuah cuitan di Twitter setelah pernyataan Menteri Energi Saudi, Khalid Al -Falih yang mengatakan produsen perlu memangkas 1 juta barel per hari. Sementara itu, dolar naik ke level tertinggi 18 bulan, menyakiti permintaan untuk komoditas yang dihargai dalam mata uang AS.

WTI untuk pengiriman Desember turun $ 1,55 ke level $ 58,38 per barel di New York Mercantile Exchange, dan diperdagangkan di level $ 58,51 pada pukul 10:27 pagi waktu London. Kontrak turun 26 sen pada hari Senin ke penutupan terendah sejak 13 Februari. Total volume yang diperdagangkan Selasa adalah sekitar 50 persen di atas rata-rata 100-hari.

Brent berjangka untuk pengiriman Januari kehilangan $ 1,57 ke level $ 68,55 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London, setelah turun 6 sen pada Senin ke level terendah tujuh bulan. Minyak mentah acuan global tersebut diperdagangkan pada premium $ 9,88 untuk WTI bulan yang sama.

Sumber: Bloomberg

 


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.