DJIA27219.52
LIVE35.37(0.13%)
NDX7892.96
LIVE-24.38(-0.31%)

Trump Meminta Penurunan Harga dan Kenaikan pada Data Menarik Turun Harga Minyak


Wednesday, 26 September 2018 18:31 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_597155-opec.jpg

Minyak berjangka melemah pada Rabu pagi di New York setelah laporan persediaan menunjukkan peningkatan pasokan dan sebagai Presiden Donald Trump menegaskan kembali permintaan untuk peningkatan produksi di antara produsen utama untuk menjaga harga minyak mentah lebih rendah.

American Petroleum Institute melaporkan Selasa malam bahwa pasokan minyak mentah AS naik 2,9 juta barel untuk pekan yang berakhir 21 September, menurut sumber. Analis yang disurvei oleh S & P Global Platts memperkirakan penurunan 2,2 juta barel pada pasokan minyak mentah.

Minyak mentah West Texas November turun 16 sen diperdagangkan 0,2% lebih rendah pada $ 72,12 per barel di New York Mercantile Exchange, menyusul kenaikan sesi ketiga berturut-turut dan penyelesaian tertinggi sejak 10 Juli pada hari Selasa.

Minyak acuan global Brent November melemah 22 sen, atau 0,3%, untuk menyentuh $ 81,06 per barel di bursa ICE Futures Europe, setelah mencetak penyelesaian tertinggi untuk kontrak bulan depan sejak 10 November 2014, menurut Dow Jones Market Data.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.