DJIA24100.51
LIVE-496.87(-2.02%)
NDX6594.96
LIVE-173.01(-2.56%)

Minyak Diperdagangkan Mendekati $ 68 seiring Menurunnya Pengeboran Minyak AS


Monday, 23 July 2018 07:57 WIB

MinyakWTIbrent oilOil,


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Equity-World-Surabaya-Irak-dapat-mempertimbangkan-lindung-nilai-produksi-minyak-mentah.jpg

Minyak tetap stabil di dekat $ 68 per barel seiring data AS menunjukkan bahwa pengeboran nasional menurunkan aktivitasnya.

Kontrak berjangka September di New York sedikit berubah setelah jatuh 2,4 persen pekan lalu. Kontrak Agustus berakhir Jumat di $ 70,46 per barel. Pengeboran minyak AS turun lima hingga 858, penurunan terbesar sejak 30 Maret, menurut data dari Baker Hughes. Sementara itu, hedge fund memotong posisi net-long mereka di West Texas Intermediate paling banyak sejak Mei, menurut data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS.

Minyak telah mundur dari level tertinggi Juni seiring kekhawatiran investor akan perang perdagangan yang meningkat antara AS dan China yang membahayakan pertumbuhan ekonomi dan memangkas permintaan energi. Pasar juga telah didorong oleh ancaman AS untuk menghentikan impor minyak membentuk Iran, yang presidennya memperingatkan terhadap langkah tersebut dan menyerukan hubungan yang membaik dengan tetangganya pada hari Minggu.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman September diperdagangkan pada $ 68,17 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 9 sen, pukul 9:12 pagi waktu Tokyo. Kontrak Agustus turun 0,8 persen pada minggu lalu. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 69 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman September turun 2 sen menjadi $ 73,05 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Harga jatuh 3 persen dari minggu lalu. Patokan global diperdagangkan pada $ 4,86 ​​premium ke WTI untuk bulan yang sama. (arl)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.