DJIA25317.41
LIVE-126.93(-0.50%)
NDX7141.21
LIVE33.98(0.48%)

Minyak Turun terhadap Spekulasi Intervensi Suriah Yang Terbatas


Monday, 16 April 2018 20:34 WIB

MinyakWTIBrentOil,


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_oilpump231.jpg

Minyak mundur dari penutupan tertingginya dalam lebih dari tiga tahun terakhir pasca surutnya ketegangan Timur Tengah terkait spekulasi bahwa intervensi militer yang dipimpin AS di Suriah tidak akan melampaui serangan rudal pada akhir pekan.

Saham berjangka tergelincir sebanyak 1,9 persen di New York. Presiden Donald Trump menyatakan "misi selesai" sehari setelah AS, Prancis, dan AS meluncurkan serangan militer sebagai tanggapan atas serangan kimiawi yang dicurigai oleh pemimpin Suriah Bashar al-Assad terhadap warga sipil. Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson bersikeras bahwa pukulan itu merupakan langkah satu kali. Rig minyak di AS naik ke tertinggi tiga tahun, produksi sinyal dapat naik dari tingkat rekor, berkontribusi terhadap penurunan minyak mentah.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun sebanyak $ 1,25 hingga $ 66,14 per barel di New York Mercantile Exchange sebelum diperdagangkan pada $ 66,91 pada pukul 02:05 siang waktu London. Kontrak ditutup pada tertinggi sejak Desember 2014 pada hari Jumat, naik 8,6 persen dalam sepekan. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 30 persen di atas rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Juni turun sebanyak $ 1,47 menjadi $ 71,11 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London, setelah naik 8,2 persen pekan lalu. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada $ 5,30 premium hingga Juni WTI. (arl)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.