DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Trump Mengganti Penasihat Keamanan Nasional, Minyak Melonjak


Friday, 23 March 2018 12:34 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Up-Oil-Price-bigstock-900x470.jpg

Minyak reli terkait spekulasi pengangkatan Presiden AS atas penasihat keamanan barunya yang lebih hawkish dapat meningkatkan ketegangan geopolitik, menarik perhatian investor menjauh dari ketakutan yang berkembang terhadap perang perdagangan.

Minyak berjangka naik sebanyak 1,7 persen di New York, menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Januari. Presiden Donald Trump mengatakan dia akan menggantikan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, H.R. McMaster dengan John Bolton yang lebih hawkish menjelang keputusan kunci mengenai apakah akan mempertahankan kesepakatan nuklir Iran. Meninggalkan kesepakatan itu akan menimbulkan prospek sanksi terhadap penjualan minyak anggota OPEC, kata para analis. Harga merosot 1,3 persen pada Kamis setelah Trump menyerukan cukai setidaknya $ 50 miliar dalam impor China.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei naik sebanyak $ 1,12 ke $ 65,42 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 65,03 pada jam 1:22 siang. di Tokyo Harga lebih tinggi 4,3 persen pada minggu ini, terbesar sejak Januari. Kontrak turun 87 sen menjadi $ 64,30 pada hari Kamis.

Brent untuk pengiriman Mei bertambah 66 sen menjadi $ 69,57 di London-based ICE Futures Europe exchange setelah sebelumnya menyentuh $ 70 per barel untuk pertama kalinya sejak Februari pada basis intraday. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 4.56 untuk WTI untuk bulan yang sama. Minyak berjangka naik 5 persen minggu ini, kenaikan mingguan terbesar sejak Juli.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.