DJIA27131.88
LIVE37.09(0.14%)
NDX7863.46
LIVE-38.33(-0.49%)

Pemangkasan OPEC Membebani Persediaan AS, Minyak Naik Menuju $ 63


Tuesday, 20 March 2018 12:34 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Manfaat-Minyak-Bumi-dalam-Kehidupan-Sehari-hari-1.jpg

Minyak rebound menuju $ 63 per barel dari penurunan pertama dalam empat sesi karena investor meyakini bahwa rekor kepatuhan OPEC dan sekutunya akan menjadi beban terhadap perluasan pasokan AS dan aksi jual yang lebih luas dalam aset berisiko.

Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,4 persen pasca penurunan sebesar 0,5 persen pada hari Senin. Sementara persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah tumbuh sebesar 3,4 juta barel pekan lalu, prediksi tersebut menyerukan laju ekspansi yang lebih lambat daripada minggu sebelumnya. Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitra-mitranya, yang mencoba mengurangi kelebihan pasokan global melalui pemangkasan produksi, dikatakan memenuhi pembatasan yang dijanjikan pada tingkat 138 persen di bulan Februari.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April, yang berakhir pada hari Selasa, naik sebanyak 25 sen menjadi $ 62,31 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 62,26 pada pukul 1:47 siang di Tokyo. Kontrak turun 28 sen menjadi $ 62,06 pada hari Senin. Kontrak Mei yang lebih aktif naik 20 sen menjadi $ 62,33. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 33 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Brent untuk pengiriman Mei naik 21 sen menjadi $ 66,26 di London-based ICE Futures Europe exchange, setelah melemah sebesar 0,2 persen pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 3,92 untuk WTI pada bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.