DJIA22694.82
LIVE40.96(0.18%)
NDX8059.31
LIVE10.00(0.12%)

Emas Tahan Gain Jelang Pertemuan The Fed, Kepemilikan Mencapai 6-Tahun Tertinggi


Tuesday, 30 July 2019 14:44 WIB

GOLDEMAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_Gold2_emasgbse.jpg

Emas mempertahankan keuntungan back-to-back di atas $ 1.400 per ons, didukung oleh arus masuk ke dalam ETF, karena investor menghitung mundur ke pertemuan Federal Reserve dalam minggu ini di mana pembuat kebijakan diharapkan untuk memotong suku bunga AS untuk pertama kalinya di lebih banyak dari satu dekade.

Selain itu, pedagang bersiap untuk melacak pembicaraan perdagangan AS-China yang dijadwalkan dilanjutkan di Shanghai pada Selasa. Prospek pemecahan sangat tipis, dengan kedua belah pihak terlihat lebih jauh daripada tiga bulan lalu.

Kepemilikan ETF berbasis emas mencapai level tertinggi sejak April 2013 pada hari Senin, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Total kepemilikan dalam ETFS Fisik Perak ETF WisdomTree mencapai rekor 73,7 juta ons pada hari Jumat.

The Fed akan memangkas suku bunga dalam minggu ini dan kemudian di akhir tahun ini, tetapi bank sentral tidak memasuki siklus pelonggaran yang diperpanjang, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg dari tanggal 19-23 Juli. Sebagian besar responden mengharapkan pemotongan 25 basis poin.

Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah sambil memangkas perkiraan inflasi, mengambil sikap menunggu dan melihat jelang penurunan suku bunga yang diharapkan dari The Fed.

Spot gold sedikit berubah di level $ 1,424.83 /ons pada jam 7:17 pagi di London, setelah naik 0,6% pada hari Senin dan 0,3% pada hari Jumat. Perak stabil di $ 16,4410 /ons; logam ditutup di level tertinggi sejak Juni 2018 pada Rabu lalu. Indeks Spot Dollar Bloomberg juga sedikit berubah setelah naik 0,1% pada hari Senin untuk ditutup di level tertinggi sejak 31 Mei. (frk)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.