DJIA27154.20
LIVE-68.77(-0.25%)
NDX7834.90
LIVE-69.23(-0.88%)

Emas Turun untuk Bulan Kelima Ditengah Reli Dolar AS dan Saham


Friday, 31 August 2018 17:21 WIB

GOLDEMASBullionEmas berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_GOLD3_0GLOBAL-PRECIOUS.jpg

Emas bersiap untuk penurunan bulanan kelima berturut-turut, penurunan terpanjang dalam setengah dekade, terpukul oleh penguatan dolar dan ekuitas AS yang bertengger di rekor tertinggi.

Bullion untuk pengiriman segera, yang berada di level $ 1,205.96 per ounce pada hari Jumat, telah turun 1,5 persen pada bulan Agustus, dan penurunan bulanan ini merupakan yang terpanjang sejak 2013. Harga menyentuh level terendah 19-bulan pada 16 Agustus dan turun 7,4 persen tahun ini., sementara Indeks Spot Dollar Bloomberg telah meningkat 1,7 persen.

Logam mulia dijauhi karena investor mempertimbangkan prospek pengetatan lebih lanjut oleh Fed di tengah ekonomi AS yang kuat, dengan kepemilikan global dalam dana yang diperdagangkan di bursa emas menurun ke level terendah sejak November. Perkembangan terakhir di front perang perdagangan telah semakin membantu dolar, dengan Presiden Donald Trump berharap untuk melanjutkan tarif dengan tambahan $ 200 miliar dalam impor Cina sesegera minggu depan.

Logam mulia lainnya, perak naik 0,8 persen ke level $ 14,6672 per ounce. Logam ini masih bersiap untuk penurunan bulanan ketiga berturut-turut, yang terbesar sejak April 2017.

Platinum naik 1,2 persen ke level $ 799,40 per ons, juga bersiap untuk penurunan bulanan ketiga berturut-turut. Sementara itu, palladium bertambah 1,1 persen ke level $ 981,22 per ounce untuk memperpanjang keuntungan bulanan logam menjadi 5 persen, yang akan menjadi yang terbesar sejak Desember. (Sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.