DJIA25059.48
LIVE1.36(0.01%)
NDX7358.71
LIVE8.48(0.12%)

Emas stabil seiring ketakutan akan serangan Suriah berkurang


Monday, 16 April 2018 17:01 WIB

GOLDEMAS Spot EmasEmas berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_Gold2_099629100_1440456102-emas-dunia-140108c.jpg

Emas stabil pada hari Senin, menyerahkan gain yang dibuat dalam perdagangan sebelumnya terkait serangan udara akhir pekan ini di Suriah, seiring pasar keuangan bertaruh intervensi terbaru yang dipimpin AS tidak akan meningkat menjadi konflik yang lebih luas.

Pelemahan dalam dolar menjaga logam tetap stabil. Harga cendereng bergerak ke samping sejak Januari, didukung oleh kekhawatiran geopolitik tetapi dibatasi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga AS lebih lanjut dan ketahanan teknis yang kuat di $ 1,360- $ 1,365 per ounce, level tertinggi Januari, Februari dan April logam kuning tersebut.

Spot emas berada di level $ 1,344.34 per ounce pada pukul 09:30 pagi waktu GMT, sedikit berubah dari akhir Jumat tetapi tergelincir dari level puncak sebelumnya di level $ 1,348.69. Emas berjangka AS berada 0,1 persen lebih rendah di level $ 1,346.80 per ounce.

Pasukan dari Amerika Serikat, Inggris dan Prancis menggempur Suriah dengan serangan udara pada Sabtu pagi, merudal tiga fasilitas senjata kimia utama Suriah.

Namun, investor melepaskan aset safe-haven dan harga minyak jatuh pada hari Senin pada ekspektasi serangan tidak akan membuat dimulainya keterlibatan yang lebih besar pihak Barat dalam konflik tersebut. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Emas berjangka catat kenaikan kecil pada Senin ini karena dolar terkonsolidasi menyusul serangan pelemahan pada akhir pekan lalu ketika Presiden Donald Trump mengeluhkan kenaikan suku bunga Federal Re...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.