DJIA23677.30
LIVE84.32(0.36%)
NDX6491.52
LIVE43.13(0.67%)

Bisakah Emas Atasi Kutukan Desember?


Tuesday, 4 December 2018 12:00 WIB

Gold OutlookGold Corner


c_740_198_16777215_00_images_assets_GOLD3_goldgun.jpeg

Seorang analis komoditas mengatakan dia sedang menunggu untuk melihat apakah pasar emas dapat mengalahkan kutukan Desember seiring pasar memulai bulan dengan catatan yang kuat, diperdagangkan tepat di bawah level resisten kritis $ 1.240 per ounce.

Dalam tiga tahun terakhir, Desember bukanlah bulan yang baik untuk emas, dengan logam mulia secara konsisten menyentuh posisi terendah tahunannya selama bulan tersebut. Namun, Andrew Hecht, pencipta Hecht Commodity Report, mengatakan dalam komentarnya pada Seeking Alpha bahwa ada tanda-tanda bahwa tahun ini bisa berbeda.

Dia mencatat bahwa sejak menyentuh posisi terendahnya pada bulan Agustus, pasar emas telah berkinerja cukup baik, bahkan dalam menghadapi dolar AS yang kuat.

"Emas memiliki setiap alasan untuk bergerak ke bawah selama beberapa minggu terakhir, tetapi tetap bertengger di level level $ 1225," katanya. Tanda penguatan di lingkungan yang seharusnya menyebabkan pelemehan adalah pertanda baik untuk jalur harga dari logam kuning tersebut. ”

Meskipun beberapa optimisme tumbuh, Hecht mengatakan bahwa logam mulia belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan pada 19 Desember tetap merupakan risiko dan peluang terbesar untuk emas bualan ini, tambahnya.

"The Fed telah melakukan pekerjaan yang sangat baik, mempersiapkan pasar untuk kenaikan suku bunga, dan kenaikan berikutnya yang akan membuat suku bunga jangka pendek menjadi 2,25-2,50% kemungkinan sudah diperhitungkan semua pasar," katanya. "Oleh karena itu, ‘penggeraknya’ akan berada dalam rincian pertemuan FOMC Desember 2018 seiring rencana Fed pada 2019 dan seterusnya akan menggerakan nilai dolar, emas, dan pasar di semua kelas aset."

Emas terdorong kembali ke level resistan kritisnya sebagian karena komentar baru-baru ini dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Powell menunjukkan bahwa suku bunga AS saat ini sedikit di bawah tingkat "netral", menambahkan bahwa Fed akan tetap bergantung pada data dan tanpa jalur yang ditetapkan untuk penyesuaian suku bunga mendatang. Komentar dibuat di Economic Club of New York dan dianggap dovish oleh pasar.

"Komentar terbaru dari Ketua Powell pekan lalu mengindikasikan dia mungkin memperlunak pendekatannya yang hawkish terhadap kebijakan moneter," kata Hecht.

Dalam proyeksi ekonomi terakhir, dirilis pada bulan September, bank sentral AS mengisyaratkan bahwa pihaknya melihat tiga kenaikan suku bunga tahun depan dan satu kenaikan suku bunga pada tahun 2020.

"Pelunakan dari pengetatan Fed bisa menyalakan sekering bullish di pasar emas yang bertahan hari ini dengan satu mata tertuju pada bank sentral dan yang lainnya pada dolar," kata Hecht. (sdm)

Sumber: Kitco News


RELATED NEWS

  • Meskipun pasar emas tidak mampu mempertahankan momentum Oktober-nya, satu bank Kanada belum siap untuk menyerah pada logam mulia ini. Analis di Scotiabank mengatakan bahwa mereka melihat potensi lebi...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.