DJIA24065.59
LIVE155.75(0.65%)
NDX6669.64
LIVE128.60(1.97%)

Stocks fall as Turkey's currency crisis spotlights global risks


Friday, 10 August 2018 23:44 WIB

Standard & Poor's 500Indeks Nasdaqsaham A.S


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_down152.jpg

U.S. stocks fell early Friday, with Wall Street tracking a global equity retreat fueled by the mounting currency crisis in Turkey, which raised the alarm for possible contagion into other markets.

The U.S. dollar viewed as a haven relative to other currencies, muscled to its firmest level in nearly a year against major rivals.

The Dow Jones Industrial Average fell 194 points, or 0.8%, to 25,313. Friday was poised to be the Dow’s third straight daily decline, as well as its biggest one-day percentage drop since July 11.

The S&P 500 lost 14 points to 2,839, a decline of 0.5% that was also on track to be its third straight decline. The Nasdaq Composite Index was off 39 points to 7,853, a decline of 0.5% that put it on track to snap an eight-day winning streak.

Source: marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong jatuh pada Rabu pagi setelah rally lebih dari dua persen pada hari sebelumnya, dengan para pedagang juga menanti dimulainya musim pendapatan perusahaan. Indeks Hang Seng turun 0...
  • Saham-saham Hong Kong melemah segera setelah dibuka pada Rabu pagi setelah rally lebih dari dua persen sehari sebelumnya. Indeks Hang Seng turun 0,47 persen, atau 127,36 poin, ke level 26.702,93. In...
  • Saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada hari Rabu, dengan pasar mata uang stabil di perdagangan Asia setelah pound Inggris berfluktuasi sebelum dan sesudah pemungutan suara kesepakatan Brexit. I...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.