DJIA25191.43
LIVE-125.98(-0.50%)
NDX7118.67
LIVE-22.54(-0.32%)

Nikkei Drops to 2-Week Low as Foreigners, Retail Investors Lock in Profits


Wednesday, 15 November 2017 10:05 WIB

Saham JepangIndeksTopixIndeks Nikkei


c_740_198_16777215_00_images_assets_NIKKEI225_0602N-1013N-TSE_article_main_image.jpg

Japan’s Nikkei share average dropped to a two-week low on Wednesday morning, with most sectors in negative territory as investors took profit on a rally that pushed local stocks about 20 percent higher over the past two months.

The Nikkei shed 0.8 percent to 22,207.01 in midmorning trade, after hitting as low as 22,150.63, its weakest level since Nov. 1. The broader Topix dropped 1.2 percent to 1,757.23, with 32 of its 33 subsectors in negative territory.

Traders said foreign investors have taken profits from the rally of the past two months, in which they bought a total of 5.4 trillion yen in Japanese cash stocks and futures, when the Nikkei surged around 20 percent.

Source : Reuters


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong naik tipis pada pembukaan hari Rabu, setelah menukik lebih dari tiga persen sehari sebelumnya, tetapi investor tetap terbebani oleh ketegangan geopolitik dan perdagangan. Indeks Hang ...
  • Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu karena para bargain-hunters mendukung pasar setelah penurunan tajam dalam sesi sebelumnya terkait berlanjutnya kekhawatiran risiko geopolitik. Indeks ac...
  • Bursa saham Hong Kong turun lebih dari tiga persen pada hari Selasa, menghapus kenaikan dua hari sebelumnya terkait kekhawatiran geopolitik meluas ke pasar global. Indeks Hang Seng turun sebanyak 3,0...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.