DJIA25490.47
LIVE-286.14(-1.11%)
NDX7307.93
LIVE-112.73(-1.52%)

US Wants Swift End to Istanbul Consulate Staff Trial


Thursday, 16 May 2019 09:30 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_920x920.jpg

A U.S official has called for the trial of a Turkish employee of the U.S. Consulate on espionage charges to be resolved ``swiftly, transparently and fairly.''

The trial was adjourned Wednesday until June 28.

Metin Topuz, a translator and assistant for the U.S. Drug Enforcement Agency, has been jailed on charges of espionage and attempting to overthrow the Turkish government. His case is one of several issues that have strained ties between the NATO allies.

Topuz is accused of links to U.S.-based Turkish cleric Fethullah Gulen, who the Turkish government blames for the 2016 coup attempt. Topuz, who faces a life sentence if convicted, denies the charges.

U.S. charge d'affaires Jeffrey Hovenier told reporters there was "no credible evidence of any criminal wrongdoing" against Topuz.

Source : VOA


RELATED NEWS

  • Pakistan menyatakan telah berhasil melakukan ‘latihan peluncuran’ sebuah misil balistik yang mampu membawa hulu ledak konvensional dan nuklir hingga jarak 1.500 kilometer. Kegiatan tersebut berlangsu...
  • Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (22/5), memperingatkan pihaknya hanya memiliki dana untuk beberapa minggu kecuali para donor bertindak cepat. “Saat ini, UNRWA hanya punya da...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.