DJIA26743.50
LIVE86.52(0.32%)
NDX7531.07
LIVE-37.96(-0.50%)

Australia Pangkas Suku Bunga Menjadi 2% Terkait Outlook Melemahnya Pertumbuhan


Tuesday, 5 May 2015 11:47 WIB

Australia


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY_MW-AM531_austra_20110906005346_MG.jpg

Australia memangkas suku bunga ke rekor baru terendah dalam menanggapi prospek lemahnya pertumbuhan ekonomi dan untuk mencegah penguatan lebih lanjut dalam mata uang.

Gubernur RBA Glenn Stevens dan dewannya menurunkan suku bunga acuan menjadi 2 persen dari 2,25 persen, Reserve Bank of Australia mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Selasa waktu setempat. Langkah ini diperkirakan oleh para pedagang dan oleh 25 dari 29 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Para pembuat kebijakan memperingatkan bulan lalu bahwa investasi di industri di luar sektor pertambangan, yang seharusnya mengisi kekosongan dalam perekonomian, bisa jatuh. Pemerintah, yang akan merilis anggaran tahunan 12 Mei tidak mungkin untuk menambah stimulus untuk perekonomian yang tumbuh di bawah potensinya dan terhambat oleh rebound mata uang dan merosotnya harga bijih besi.

Ada "risiko investasi pertambangan bisa lebih rendah dari saat ini diharapkan dapat menurunkan harga komoditas," Felicity Emmett, seorang ekonom senior di Australia & New Zealand Banking Group Ltd yang memperkirakan pemotongan, mengatakan dalam sebuah laporan penelitian sebelum rilis. Keputusan RBA kemungkinan mencerminkan "downgrade perkiraan pertumbuhan ekonomi."

Bank sentral akan merilis update prakiraan ekonomi kuartalan pada Jumat mendatang, dewan akan melihat pada pertemuan kebijakan hari ini, memberikan wawasan prospek pertumbuhan.

Kenaikan Mata uang ini cukup merepotkan, melompat lebih dari 3 persen sejak pertemuan 7 April lalu dan menjadi pemain terbaik di antara mata uang utama pasca Norwegian Krone dan Real Brasil selama kuartal lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. B...
  • Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mendesak pemerintah zona euro pada hari Selasa untuk mengambil tindakan lebih lanjut untuk menopang sektor perbankan di kawasan tersebut, termasuk dengan membu...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.