DJIA26743.50
LIVE86.52(0.32%)
NDX7531.07
LIVE-37.96(-0.50%)

Toyota Akhiri Produksi Australia


Monday, 10 February 2014 14:20 WIB

Jepang Australiaindustri otomotifToyota


c_740_198_16777215_00_images_assets_canadianautoreview.jpg

TOKYO — Toyota Motor Corp. mengatakan dihari Jumat pekan lalu bahwa akan mengurangi produksi di Australia pada akhir tahun 2017, sebuah pergerakan yang akan secara efektif mengakhiri manufaktur otomotif dinegara tersebut.

 

Keputusan produsen otomotif Jepang mengikuti jalan keluar terakhir yang diumumkan oleh pihak Ford Motor Co. dan juga General Motors Co.

 

Penurunan tersebut dapat menjadi sebuah hembusan bagi kondisi ekonomi Australia yang berada dilevel sebesar $1.5 Trilyun, yang telah melihat penurunan sektor manufaktur yang secara terus menerus untuk sekian tahun terakhir seiring pertumbuhan investasi sumber daya dan juga ekspor.

 

Toyota mengatakan bahwa mereka memperkerjakan sebanyak 4,050 tenaga kerja pada dua fasilitas produksi di Australia, dengan sekitar 2,500 pekerja yang terpengaruh secara langsung seketika ditutupnya sektor manufaktur.

 

Sementara itu para ahli memberikan estimasi bahwa terdapat sedikitnya 6,600 pekerjaan yang akan terpengaruh secara langsung ketika berakhirnya sektor manufaktur oleh seluruh produsen otomotif, selain itu pihak perserikatan dan pelobi sektor industri telah mengingatkan sebuah lubang ekonomi sebesar A$21 Milyar serta penurunan hingga sebanyak 45,000 pekerjaan jika industri tersebut mati.(tito)

 

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Jepang akan memangkas salah satu tarif pajak penghasilan badan tertinggi di dunia sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangkitkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan, pejabat dan laporan m...
  • Industri penerbangan akan dengan sukarela mulai meningkatkan pelacakan pesawat sebentara badan aviasi PBB mengembangkan standar-standar wajib.Badan aviasi PBB mengatakan Selasa (13/5) bahwa industri p...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.