DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Oil Advances as Iran's Seizure of Tanker Keeps Tension High


Monday, 22 July 2019 14:27 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0ilcrude.jpg

Oil extended gains as tensions in the Persian Gulf remained elevated after Iran seized a British tanker, and Libyan production fell after an unidentified group reportedly shut the country’s largest field.

Futures in New York rose 1% after closing up 0.6% on Friday. The U.K. demanded the immediate release of the Stena Impero, which was seized by the Islamic Republic in the Strait of Hormuz on Friday, but Defense Minister Tobias Ellwood said in a Sky News Interview that he wanted to de-escalate the situation. Production at Libya’s Sharara oil field was said to be gradually resuming after a force majeure was declared following the closure.

West Texas Intermediate for August delivery climbed 58 cents, or 1%, to $56.21 a barrel on the New York Mercantile Exchange as of 7:41 a.m. in London. The contract fell 7.6% last week.

Brent for September settlement rose 95 cents, or 1.5%, to $63.42 a barrel on the ICE Futures Europe Exchange. It closed 0.9% higher on Friday, paring the weekly loss to 6.4%. The global benchmark crude traded at a premium of $7.05 to WTI for the same month.

Source : Bloomberg

===============================================================================

Minyak memperpanjang kenaikan karena ketegangan di Teluk Persia tetap tinggi setelah Iran menyita sebuah kapal tanker Inggris, dan produksi Libya turun setelah sebuah kelompok yang tidak dikenal dilaporkan menutup ladang terbesar di negara itu.

Minyak berjangka di New York naik 1% setelah ditutup naik 0,6% pada hari Jumat. Inggris menuntut pembebasan segera Stena Impero, yang direbut oleh Republik Islam di Selat Hormuz pada hari Jumat, tetapi Menteri Pertahanan Tobias Ellwood mengatakan dalam Wawancara Sky News bahwa ia ingin mengurangi eskalasi situasi. Produksi di ladang minyak Sharara Libya dikatakan secara bertahap dilanjutkan setelah force majeure diumumkan menyusul penutupan yang terjadi.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik 58 sen, atau 1%, menjadi $ 56,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:41 pagi di London. Kontrak turun 7,6% minggu lalu.

Brent untuk penyelesaian September naik 95 sen, atau 1,5%, menjadi $ 63,42 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Ini ditutup 0,9% lebih tinggi pada hari Jumat, memangkas kerugian mingguan menjadi 6,4%. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 7,05 untuk WTI  bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.